Jumat, 15 Juni 2012

Dongeng Untuk Sahabat

PADA zaman dahulu kala, di sebuah hutan rimba, semua binatang hidup rukun berdampingan, sang Raja hutan pun sangat berbahagia melihat kerukunan rakyatnya. Setiap minggu diadakan pertemuan agar rakyatnya saling mengenal dan selalu terjalin silaturahmi dgn yg lainnya. Sang raja yg bijaksanapun slalu mendengarkan keluh kesah rakyatnya dan slalu memberikan jalan keluar bagi semua masalah, maka rakyatpun makin mencintai rajanya. Pada suati hari datanglah seekor kancil, dia ingin menjadi warga baru di hutan itu. Sebagai raja yg baik disambutlah si kancil dgn senang hati, dijamu di istana layaknya seorang tamu. Keesokan paginya raja mengajak kancil untuk berkeliling hutan, untuk diperkenalkan kpd seluruh warga hutan. Di ajaknya si kancil berkunjung ke perkampungan gajah, kuda,ular,kijang, sampai ke perkampungan semut. Terakhir mereka mengunjungi perkampungan kerbau, selesai berkunjung dr perkampungan kerbau berarti selesai sudah tugas sang raja mengenalkan si kancil kepada seluruh warga hutan. Celakanya begitu keluar dr perkampungan kerbau tanpa sengaja sang raja menginjak sesuatu, begitu dilihat ya ampun...sang raja ternyata menginjak kotoran kerbau, ih....sungguh menjijikan gunam sang raja dalam hati, bagaimana ni si kerbau buang kotoran sembarangan, biarkan saja klu ada pertemuan minggi depan akan ku bahas masalah ini, kt sang raja dalam hati. Sesamapinya di sebuah pohon yg rindang raja pun mengajak kancil beristirahat, merekapun beristirahat, sementara sang raja sibuk memikirkan bagaimana cara membersihkan kakinya, si kancil sibuk memandangi. Keadaan sekitarnya. Tiba2 si kancil melihat seekor binatang yg sangat lucu dan menggemaskan, krn merasa raja merasa belum memperkenalkannya si kancilpun bertanya, wahai raja binarang apakan yg ada di sebelah sana? Sang raja menoleh kearah yg ditunjuk si kancil, seketika jg raja mendapat ide bagaimana cara untuk membersihkan kakinya. Kamu mau tau nama binatang itu kancil? Tanya sang raja Iya paduka, jawab si kancil. Baik kan kuberi tahu tapi ada syaratnya, kt sang raja. Apa persyaratanya paduka? Tanya si kancil lg Kamu jilati dulu kakiku yg kena kotoran kerbau sampai bersih, baru aku kasih tahu nama binatang itu. Si kancil tercengang mendengar persyaratan itu, sangat menjijikan pikir si kancil, bisa muntah aku gunam dia dalam hati, tapi krn rasa ingin tahunya lebih besar maka diapun menerima persyaratan dr raja. Setelah selesai menjalankan semua persyaratanya maka si kancilpun menagih janji sang raja. Sudah selesai paduka, ujar si kancil Sang rajapun sangat senang karena kakinya sekarang kembali bersih. Binatang itu namanya CIKIWIK ujar sang raja pd si kancil, si kancilpun merasa puas krn sang raja sudah mengenalkannya pd seluruh warga hutan, akhirnya merekapun kembali ke istana.

Tidak ada komentar: